A Program to Learn English Day-1 30 Day Challenge



I've committed to do 30 day English challenge, the program that I created myself for a more effective and efficient way to study English. This program is very practical and applicable because we will not only talk about grammar and theory but will practice the usage of English in the real life. There are 4 main activities in this program, which are watching, reading, writing and speaking. All the materials can be seen in my Instagram account (@upgrade.coy) and my Youtube channel (@upgradecoy).





This how the program works, every day there will be new material and guide. For instance, in the morning every participant watches 60 sec video and repeat that video until they can write every word of the video's dialogue in the comment section. This is really helpful because the participants are actively engaged. The new video with subtitle will be posted later so that the participants can check their results. Then the participants must post their own video on Instagram imitating the video's dialogue and writing hashtag #upgradecoy in the description box so that every participant can see and help each others to correct their pronunciation. This method will boost our confidence to speak English.

In the night every participant will be served new material to read and review. And in the end of every day they must write resume or anything like status on their social media so that they can train their writing skill. The participant not only learn about English but also practice discipline and build new habit like reading and writing which are very useful in the study or work life.

This program will be launched on Saturday, May 3rd 2017. To know more about this program follow my instagram @upgrade.coy and my youtube channel @upgradecoy.
Thank You for reading, upgrade coy!


SAYA RINDU PENGANGGURAN



Saya Rindu Penganguran,
Saya menyandang status pengangguran kurang lebih 6 bulan selepas mendapat gelar sarjana teknik. Pengangguran kala itu merupakan masa yang tidak terlupakan bagi saya.

Pengangguran merupakan satu-satunya masa dimana kita bebas mengerjakan apa yang ingin kita kerjakan dengan waktu yang tak terbatas, bisa jadi hobi atau hal baru yang ingin kita pelajari dari dahulu sejak kuliah namun tidak terlaksana karena sibuknya rutinitas kuliah.

Saya pribadi menggunakan waktu tersebut untuk mencoba mengunjungi candi-candi yang ada di Yogyakarta, mempelajari photography dan video editing, dan juga mulai belajar bahasa Inggris. Hal itu tentunya saya lakukan setelah saya bosan menonton video-video di Youtube dan film-film korea yang ada di laptop saya, hahaha.

Kegiatan diatas sebenarnya merupakan hal yang sangat mahal untuk dilakukan ketika kita sudah berada di dunia kerja, hal tersebut dikarenakan keterbatasan waktu. Waktu memang merupakan hal yang sangat mahal harganya, dan saat kita sudah bekerja, waktu yang kita miliki mulai pukul 8 pagi sampai 4 sore telah dibeli oleh perusahaan tempat kita bekerja untuk mengerjakan hal-hal yang tentunya berguna bagi perusahaan. Oleh sebab itu saya tidak bisa lagi atau memiliki waktu yang sangat sedikit untuk melakukan hal-hal diatas yang membuat saya senang. Itulah mengapa saya merindukan pengangguran.

Pengangguran sebenarnya tidak boleh semata mata dilihat cenderung ke arah negatif, dimana diartikan sebagai "seorang individu yang dianggap belum sukses karena belum mendapatkan pekerjaan".

Saya rasa tidak. Ketika seseorang telah melakukan apa yang dia bisa, seperti melamar dan mengikuti tes di perusahaan-perusahaan yang membuka lowongan namun belum diterima, itu bukan merupakan suatu kutukan, bisa saja karena belum waktunya. Kita tidak tahu apa yang Tuhan rencanakan, untung dan rugi siapa yang tahu, setiap orang memiliki waktunya masing-masing.

Ketika kita telah melakukan usaha maksimal namun tidak berhasil, sebenarnya kita tidak perlu bersedih terlalu dalam, ini saran saya sebagai seorang mantan pengangguran yang cukup lama.

Saya misalnya, seperti yang telah saya katakan sebelumnya, saya menggunakan waktu pengangguran saya selain untuk internet-an, yaitu untuk coba-coba membuat video tutorial sederhana bahasa inggris di Youtube, saat itu saya berhasil membuat 3 atau 4 video.Tapi herannya, baru-baru ini saya mengecek channel Youtube saya, saya sungguh terkejut melihat jumlah penonton yang sudah mencapai 500.000 dan subscriber yang saat ini sebesar 17.000 orang. Yang membuat saya bersyukur kepada Tuhan lebih lagi adalah ketika saya melihat komen-komen yang ditinggalkan oleh penonton video saya yang mengatakan bahwa video tersebut telah membantu mereka untuk belajar bahasa Inggris.

Saya tidak mengharapkan hal tersebut terjadi, hal tersebut berada diluar apa yang saya rencanakan. Saya melakukan hal tersebut di masa-masa pengangguran karena saya tidak tahu harus melakukan apa lagi, namun hasilnya baru dapat saya rasakan saat ini.

Tapi memang tulisan saya harus berimbang, kita tahu bahwa beberapa orang harus mempercepat studinya karena terbatasnya dana dari orang tua dimana dia juga harus dituntut untuk membantu adik-adiknya masih sekolah. Ketika hal ini yang kita hadapi kita harus mengingat lagi kita memiliki Tuhan, Tuhan pasti menyediakan apa yang kita butuhkan Tuhan tidak akan membiarkan ciptaan-Nya terlantar. Trust me on this!!.

Dan faktor lainnya adalah kebutuhan identitas, dimana memang saya akui ada perasaan sedih bercampur senang ketika teman-teman kita lainnya sudah pergi meninggalkan kita dan bekerja, sedangkan kita masih menetap di tempat yang sama. Tapi hal itu tergantung kita, ketika kita bisa melihat dengan paradigma yang lebih luas seharusnya rasa sedih tersebut dapat hilang.

Kesimpulan dari tulisan yang saya buat ini adalah tetap bersyukur dalam menjalani waktu-waktu kita, terlebih ketika kita masih pengangguran. Ketika masa pengangguran itu kita gunakan dengan mengerjakan hal-hal yang positif maka sebenarnya tidak ada namanya waktu yang terbuang. Dan mohon jangan berkata “halah.. itu karena kau sudah bekerja ben makanya bisa berkata seperti itu” justru karena itu, sebagai mantan pengangguran lebih dari 6 bulan dan sekarang sudah bekerja, saya dapat mengatakan pengangguran bukanlah sebuah kutukan. Melainkan sebuah masa dimana kita dilatih untuk memiliki pengharapan. Bisa saja Tuhan ingin kita mempelajari sesuatu dahulu yang nantinya bisa berdampak lebih besar bagi banyak orang, sebelum kita bekerja di Perusahaan yang kita inginkan.

Sekali lagi, ketika kita sudah mencoba dengan maksimal dan diiringi dengan berdoa namun belum berhasil, mengapa kita harus bersedih terlalu lama? Tuhan memiliki rencana yang terbaik. Tapi ketika kita belum melakukan usaha maksimal, jangan terlalu lama berada di Zona Nyaman Pengangguran!

Ahhh, Saya rindu pengangguran.
Gunakan masa pengangguran untuk melakukan apa yang kamu sukai!!!


KAMERA YANG DIGUNAKAN OLEH YOUTUBER



Popularitas Youtube saat ini meningkat, sehingga pengguna Youtube baik itu Content Creator ataupun Watcher bertambah setiap tahunnya. Beberapa kamera yang sering digunakan oleh Youtuber adalah:

KATEGORI KAMERA COMPACT/POINT OF SHOOT

  1. Canon g7x (sangat populer) (Bayu Skak)
  2. Canon s120 (populer) (Ben Brown, BFvsGF, Funforlouis)
  3. Canon g5x
  4. Sony rx100 mark 1-4 (sangat populer) (Raditya Dika)
  5. Sony wx350
  6. Sony wx500 (populer)
  7. Sony hx90v (populer)
  8. Panasonic TZ70
  9. Panasonic TZ80 (populer)
  10. Panasonic TZ100 
  11. Panasonic LX100
  12. Fujifilm XQ1


KATEGORI DSLR
  1. Canon 600,650,700d (sudah tidak diproduksi lagi)
  2. Canon 750 dan Canon 760d
  3. Canon 70d (sangat populer) (Casey Neistat, Bayu Skak, dll)
  4. Canon 80d (sangat populer) (Casey Neistat)
  5. Nikon 3300 
  6. Nikon 5300

KATEGORI MIRRORLESS
  1. Sony 5100
  2. Sony A6300
  3. Sony A7R (Bayu Skak)
  4. Sony A7S
  5. Panasonic GH4 (Jack Gap)
  6. Canon M3 (Reza Oktavian)

REVIEW TEKNIK ELEKTRO UGM | BAGAIMANA KULIAH DI TEKNIK ELEKTRO UGM

Image source : https://daks2k3a4ib2z.cloudfront.net


Sebelum membahas mengenai teknik elektro UGM, ada baiknya adik-adik mengetahui definisi dari kata teknik. Kata teknik atau dalam bahasa inggrisnya engineering merupakan sebuah proses merekayasa, bahasa sederhananya kita mengusahakan sesuatu agar bisa lebih baik dan dapat digunakan untuk sebuah keperluan. Nah teknik itu banyak macamnya, salah satunya teknik elektro (electrical engineering).


Di Indonesia, universitas yang memiliki program studi teknik elektro cukup banyak, ada UGM, UI, ITB, ITS, USU, dll. Dalam memilih jurusan, saya sarankan adik-adik untuk memilih program studi yang sesuai dengan kemampuan dan kegemaran (passion) dahulu, baru setelah itu milih universitasnya.

Sebelum masuk ke review saya mau cerita dulu deh. Saya dulunya ikut SNMPTN tertulis pada tahun 2011, saya suka teknik elektro karena ketika SMP dan SMA saya suka fisika. Saya juga menyukai matematika dan kimia, namun rasa suka saya tidak sebesar fisika. Setelah itu saya mencari informasi jurusan-jurusan apa sih yang sesuai dengan minat saya, ada beberapa pilihan yaitu: teknik elektro, teknik sipil, teknik mesin, elektronika dan instrumentasi, mipa fisika. Kemudian masing-masing program studi saya gali lagi, saya memutuskan untuk mengeluarkan teknik sipil dari pilihan saya karena saya tidak suka menggambar, apalagi menggambarnya harus detil, (FYI: teknik sipil berbeda dengan arsitektur). Teknik mesin juga begitu, ntah kenapa saya tidak tertarik dengan teknik mesin, sama halnya dengan mipa fisika alasanya mipa itu terlalu teori. Tinggal lah 2 pilihan, teknik elektro atau elektronika dan instrumentasi, saya lihat peluang kerja tampaknya teknik elektro cukup menggoda.

Namun passing grade teknik elektro hampir di seluruh universitas sangat tinggi, dan itupula alasan saya memilih teknik elektro, selain karena prospek kerjanya, tampaknya sangat menantang. Kemudian saya pilih universitas, pilihan saya di program studi teknik elektro ITB, UGM, UI, ITS, USU. Dengan beberapa pertimbangan, saya pilihlah teknik elektro UGM, dengan nilai tambah uang untuk kebutuhan sehari-hari di Yogya terbilang murah dan dengan daya tarik kota budaya serta kota pendidikan. Teknik elektro di ITB, UI, ITS, USU, UNPAD, UNDIP, dan universitas lainnya gak kalah keren kok, namun kamu harus bisa menyesuaikan dengan kemampuanmu.

Setelah masuk, ternyata ekspektasi saya terhadap teknik elektro benar, teknik elektro itu keren!! Keren banget men masuk teknik elektro. Kalau kamu ingin mainin robot, programming, belajar ilmu sistem tenaga listrik (pembangkit listrik, transmisi dan distribusi), belajar soal petir, belajar medan elektromagnetis, tempatmu ya di teknik elektro.

Jadi prodi teknik elektro di UGM dibawah satu departemen dengan prodi teknologi iformasi (IT), jadi teknik elektro dan teknologi informasi itu saudara dekat dan biasa disingkat dengan TETI.
Program studi Teknik elektro di UGM pada semester 4 dipisah menjadi 2 konsentrasi, yaitu konsentrasi STL (Sistem Tenaga Listrik) atau biasa disebut arus kuat dan SIE (Sistem Isyarat dan Elektronis) biasa disebut arus lemah. Kamu jangan mikirin dulu dari sekarang mau masuk kemana, nanti taunya setelah mulai kuliah. Jadi STL itu belajar seputar sistem tenaga listrik yaitu pembangkit sistem tenaga listrik, transmisi, distribusi, pembagian beban, energi, dll. Sedangkan SIE itu ada pembagian sub konsentrasi lagi, ada elektronis, kendali, telekomunikasi, saya lupa satu lagi.

Kuliahnya banyak pakai fisika, terutama fisika elektro. Matematika itu dipakai tapi ga terlalu sering. Tapi kalau di progdi SIE sedikit lebih banyak dibanding STL. Di elektro kamu harus bisa berpikir abstrak karena ilmu elektro itu banyak yg tidak terlihat, seperti medan elektrik dan medan magnet, dll. Di elektro kamu juga akan belajar bahasa pemrograman, seperti C, C++, Pascal, dll.

Di Departemen Teknik Elektro dan Teknologi Informasi (DTETI) kamu pasti nyaman deh, karena staff dan KM nya luar biasa, KM DTETI salah satu KM terbaik di UGM lo. Pelayanannya luar biasa, segala informasi dapat diperoleh dengan mudah, Dosennya juga udah seperti keluarga, percaya deh sama saya, hehehe. Dan paling penting, kamu ga bakalan kehabisan kegiatan non kuliah di DTETI, karena hampir tiap minggu ada kegiatan-kegiatan soft skill biasanya melalui SG, pembicara dan topiknya juga yang dibutuhkan mahasiswa. Ini nih video profil KMDTETI


Untuk prestasi DTETI udah banyak banget ya, mulai dari nasional dan internasional. Dosen di DTETI sudah banyak yang profesor yang lulusan S2 dan S3 dari luar negeri. Dan yang paling membanggakan lagi, DTETI lab nya lengkap, semua kebutuhan kamu terkait research dapat dilayani dengan baik deh.

Untuk bahasa pengantar menggunakan Bahasa Indonesia, tapi ada beberapa dosen yang pakai Bahasa Inggris. Tapi kemampuan bahasa inggris sangat penting kalau kamu mau kuliah di teknik elektro UGM, karena hampir semua buku pengantar (academic text book) pakai bahasa inggris. Kalau mau tau kurikulum semester 1 dan 2 teknik elektro bisa klik disini.

Untuk melihat lebih jauh kunjungi saja website resmi DTETI UGM di link ini

Prospek kerja luas banget, mulai dari kerja di PLN, Oil and Gas Company (tidak utk 2 tahun kedepan karena harga minyak lagi turun), banyak banget deh pokoknya. 

Cukup sekian review saya mengenai teknik elektro UGM, jika ada pertanyaan silahkan komen dibawah. 

Bagi teman-teman yang mau kontak silahkan follow akun instagram saya di @benypardede atau kunjungi link ini atau silahkan mampir di channel youtube saya disini.

Jangan hanya berhenti di mimpi adik-adik, wujudkan mimpimu, semua orang memiliki peluang yang sama, contohnya saya, saya hanya anak kampung yang tinggal di sebuah Kabupaten di Provinsi Sumatra Utara, membutuhkan waktu 7 jam dari Medan. Namun walaupun saya anak desa, saya berani bermimpi dan terpenting berani berusaha dengan keras untuk mewujudkan mimpi. Ini kata-kata yang menyemangati saya saat masa-masa persiapan SNMPTN Tertulis:

Semua orang memiliki peluang yang sama, perbedaannya adalah ketika orang lain masih nyeyak dalam tidurnya atau masih santai menghabiskan waktunya bermain, namun di waktu yang sama ada beberapa orang yang sedang berusaha keras untuk mempersiapkan dirinya.
Terimakasih telah berkunjung.

TOMORROW IS MY DISSERTATION DEFENSE DAY

Image Source : https://mcclellandinstitute.arizona.edu
Finally the day is coming, tomorrow January 4, 2016; will be the milestone in my life, because tomorrow I will be tested by examiners who are the lecturer at my department, to see whether I have already been proper to be an engineer. I definitely want to pass the defense, because I have worked my final assignment for about 5 months, that is a big effort, day and night, a lot of revisions, new scenario, etc. Nevertheless, that is the examiner's right to decide whether I will pass or not, because we can not measure our self accurately, others can. And fortunately, I am not nervous at all, because I know what I have worked with, what the weaknesses, and all the details of my final assignment, thus, tomorrow I just need to tell my examiner about the story. We nervous because we are unprepared, otherwise, I am so prepared. That's it. I don't want to regret, I hope I can give my best.
:)

EVERYDAY IS CHRISTMAS

Christmas is a commemoration or celebration of Jesus birth long time ago, it is a tremendous moment on earth and in heaven, and for me it is everything, because without it my life is meaningless. Before the first Christmas, according to Bible, the people who received forgiveness only Israel, to receive it they must make sin offerings or give kurban, and only Israel who are able to do that, it means that people but Israel would go to hell, because people are sinful, and the price of sinful is death and punishment. I am not included into Israel, I am Indonesian, and in the past we didn't know God, we are hopeless, and the sad thing is we din't even realize about our hopeless because we didn't know which is the wrong and the right. But God is love, He gave his only son, so that all nation could receive and realize His love, Jesus come to the world as the last sin offering God give by Himself, so that people's sin will be clean and forgiven. That is the first Christmas, it was the happiest day for people on earth, it was a remarkable day. Light has come.


There is no others thing more precious than forgiveness. Like a person who will be received death punishment from the court because he break the law, and suddenly it is cancelled and the man can be free.  It is the purpose of people life, to enter the heaven. And I already have guarantee for that. that is why I must be the happiest person on earth and with others who believe in Jesus too. But the fact is sometimes  I forget about the price that I have already won freely, sometimes I am too busy thinking the world's matters. Instead of feeling joyful, I too often feel worry about my life.

Christmas happened once, but the joy and the happiness is for forever, because God have loved us, and His love for forever. So let's make everyday as Christmas day. There are no reasons for me not to feel happy and joy.

I WILL NOT POST MY GRADUATE PHOTOGRAPH

I have studied electrical engineering for 4.3 years,  I will defense my dissertation on January 4th 2016, and finally if everything goes as planned, I will graduate in February. Spending more than 4 years to have under graduate degree of electrical engineering is a long process and it needs hard efforts, from me and also from my family. There is a lot of money spent for tuition and for my living, thanks for my Parent who are trying so hard to manage our financial so that I can live here. I also have spent my Christmas without my family for 5 times. No pain no gain, we have to earn it, the point is not I want to complain about how hard the process is, but I just want to tell you that I have passed a long process.



We, the college students, that have gone through that process are very happy about our graduation, we want to show and share our happiness to the world that we have succeed to achieve our degree, it is remarkable, and that is why the college student who just graduated recently want to share their happiness by posting their graduation photograph and update status. It is so nice for us to show the world that finally we make it.

But I choose a different way to share my happiness, I don't want to share my photograph in Facebook or others social media. I want to enjoy the moment, say thanks to God, say my grateful to my parent, give the best smile I have to others, and pray for my friend who is still trying to graduate. But I also want to take photograph of my graduation moment, just want to show that to my children and my grandchildren that I have given my best. My main reason is because when we graduate, others are feeling sad, they are the friends who have not graduated yet, I don't want in the one of my happiest moment, there are people who are sad and desperate. I know about it because I felt it before, I am included into people generally speaking who are late to graduate, because I followed internship program at Chevron for 3 months, when I found graduation photograph of my friend in Facebook, I am actually happy for them yet sad for my self, but I easily can move on. The worst thing is there are a lot my friends who are down as soon as they see it. That is why I declare I don't want to post my graduation picture at least 2 year from my graduation.

Important note, I don't blame my friends who posted their photos in Facebook or others social media at all, that is solely their rights, it is one of their way to share their happiness. I just want to try another way to express the happiness.


TAHUN BARU SEGERA DATANG, RESOLUSI TAHUN INI PUN TERLUPAKAN

Image Source : http://www.drperillecounseling.com/

New year is coming soon, and for majority of people that moment is used to do something important, to make resolutions. Before we make such a massive lists that  we want to achieve next year, first it is better to check our resolution in this year, how much resolutions is still on the back burner (W A C A N A),? or do you forget them?. Don't make a new ones until we can evaluate the reason why we can't make this year resolution come true.

Would you want to know what is the most resolution people make every new year? This morning on purpose I googled "New years resolution" and I found lose weight at the top, get organized at the second, saving money at the third, and surprisingly  there is fall in love at the ninth (jones). From the statistics, the funny fact is a quarter of people give up at their first week, maybe on the third or fourth day, and less than half of people is still doing their resolution.

Image Source : http://academyplus.com.au/
I am also a fan of making resolution, and also included to the people who give up at their first week. It seems to me the reason I fail is because I forget about the reason why I made the resolution or maybe I didn't define the reasons clearly why I should do the resolution when I made them. The supporting fact is like this, imagine we had defined clear reason about why we should do the resolution, for example I commit that I want to write an article every day and post it to my blog, the reasons are it will improve my writing skill, it will improve my English, and maybe it is useful for other people. So the reasons are so clear. Because the reasons are clear, it will give advantages for me, in the first week I am motivated to do that because I still remember why I should do that,  in the second week the memory about that is slowly disappearing, it is maybe because we found new things attractive to do every day, our memory about the resolution is overwritten by these new things, that is why we stop doing what we want to do at the beginning, because we lost our motivation. It is only my thought, share your opinion below.

And question arises, there are other activities I still do regularly, why my memory about it is not lost? Let's discuss about it tomorrow.