Prinsip kerja transistor (cara kerja transistor)

2 Comments

Sebelumnya kita telah membahas apa itu bahan tipe-N dan tipe-P, sekilas review postingan sebelumnya bahwa bahan tipe-N memiliki banyak elektron bebas karena diberi doping atom yang memiliki 5 elektron valensi ( Elektron merupakan carrier mayoritas, hole merupakan carrier minoritas) sedangkan bahan tipe-P adalah bahan yang memiliki banyak hole karena diberi doping atom yang memiliki 3 elektron valensi ( Hole merupakan carrier mayoritas, Elektron merupakan carrier minoritas).
bagaiman kalau bahan tipe-N dan tipe-P digabung? Jawabannya adalah Diode seperti yang telah kita bahas sebelumnya. Bagaimana kalau bahan tipe P, N , P digabung?  Jawabannya adalah akan terbentuk transistor BJT jenis PNP.

HOW IT WORKS??
untuk memudahkan anda mengerti ada baiknya terlebih dahulu anda membaca postingan mengenai cara kerja Dioda



Gambar diatas merupakan bahan P-N-P yang disusun sehingga membentuk transistor, bagaimana arus dapat mengalir dari Emitter menuju Collector?


pada gambar diatas kita memberi tegangan pada kaki emitter dan basis, pada kaki emitter (Tipe-P kiri) sekarang lebih positif sedangkan pada basis (tipe-N) bersifat negatif, oleh karena itu hole/ mayoritas carrier pada tipe P ditarik ke arah tipe N, dikarenakan tipe kaki basis lebih negatif dan sebaliknya elektron di tipe-N ditarik kearah tipe P, oleh sebab itu terjadilah aliran arus listrik yaitu aliran hole dari P ke N (Forward bias), dan jika kita perhatikan daerah deplesi menyempit sehingga mayoritas carrier dapat mengalir dengan mudah
Selanjutnya marilah kita perhatikan gambar disamping ini pada tipe N dan tipe P (kanan) diberi tegangan sehingga kaki Basis positif sedangkan kaki Collector negatif, keadaan tersebut menyebabkan mayoritas carrier (elektron) tidak dapat mengalir dikarenakan daerah deplesi yang melebar sehingga menghalangi carrier mayoritas (elektron) , karena kaki Collector bersifat negatif maka hole (minoritas carrier) pada tipe N akan ditarik ke daerah P sehingga menyebabkan aliran minoritas carrier (hole) dari N ke P kanan. Yang menjadi masalah adalah minoritas carrier pada tipe-N terlalu sedikit untuk menyebabkan aliran kontiniu, untuk itu maka keadaan 1 dan 2 dikombinasikan dan menjadi gambar dibawah ini


Minoritas carrier (hole) pada tipe N disuplai oleh mayoritas carrier (hole) pada tipe P kiri, sehingga terjadilah aliran arus dari emiiter menuju Collector, tapi perlu kita perhatikan bahwa ada juga sedikit arus yang mengalir menuju kaki basis yang disebut arus basis.
Oleh karena itu dapat dituliskan
IE=IB+IC
Begitulah sedikit penjelasan saya mengenai cara kerja transistor, pembahasan selanjutnya akan saya tuliskan di postingan berikutnya

Bagi yang mau bertanya silahkan kunjungi follow akun instagram saya: @benypardede atau melalui link https://www.instagram.com/benypardede/

Unknown

Blog ini merupakan media yang menampung berbagai gagasan dan curahan perasaan saya. Silahkan bagikan jika anda menganggapnya baik dan berikan kritik jika anda menemukan hal yang dapat saya perbaiki. Saya harap pembaca bisa bersikap kritis dalam membaca blog ini. Terimakasih telah berkunjung.

2 comments:

  1. terimakasih mas, sangat membantu

    ReplyDelete
  2. Sama-sama mbak
    ditulisan berikutnya saya akan membahas lebih lengkap mengenai transistor,
    :)

    ReplyDelete