PRINSIP DASAR PERENCANAAN SISTEM TENAGA (POWER SYSTEM PLANNING)

0 Comments


Sistem Tenaga Listrik mengalami pertumbuhan setiap tahunnya, pertumbuhan tersebut awalnya disebabkan oleh pertumbuhan beban (load) di sistem tersebut, untuk mengimbangi pertumbuhan tersebut maka setiap aspek dari Sistem Tenaga Listrik (Infrastruktur pendukung) tersebut juga harus diperluas/ditambah, agar daya maupun energi yang dibutuhkan oleh beban (konsumen) dapat disediakan. Pertumbuhan yang dimaksud dapat berupa penambahan unit/saluran baru, atau melakukan upgrade dari unit yang sebelumnya sudah ada. Permasalahannya adalah seberapa besar perluasan sistem itu perlu dilakukan, serta kapan perluasan tersebut harus dilaksanakan, karena kita tahu bahwa pembangunan infrastruktur Sistem Tenaga Listrik tidak dapat diselesaikan dalam periode waktu bulan, melainkan tahunan. Kesalahan dalam perencanaan sistem tenaga listrik akan menyebabkan kerugian yang sangat besar bagi utility tersebut (PLN), bahkan bagi negara, dan tentunya  juga bagi para pelanggan.

Untuk dapat melaksanakan perluasan tersebut perlu dilakukan sebuah perencanaan yang matang, perencanaan tersebut dikenal dengan Perencanaan Sistem Tenaga Listrik (Power System Planning), Program Studi Teknik Elektro UGM untungnya menyediakan mata kuliah ini kepada mahasiswanya, dan saya mengambil mata kuliah ini di semester 6, adapun buku yang menjadi referenci utama kami adalah Electric Power System Planning by Springer.

Power System Planning is a process in which the aim is to decide on new as well as upgrading existing system elements, to adequately satisfy the loads for a foreseen future.

Sebelumnya kita telah mengetahui bahwa Sistem Tenaga Listrik memiliki komponen pembangkit, transmisi, dan distribusi, namun didalam pembahasan perencanaan Sistem Tenaga Listrik, aspek-aspek yang akan dibahas dikelompokkan menjadi seperti dibawah ini :
-Pembangkitan
-Gardu Induk
-Saluran Transmisi
-Kapasitor/Reaktor

Adapun permasalahan yang diperhatikan didalam perencanaan Sistem Tenaga Listrik adalah :
-Dimana komponen tersebut diletakkan
-Kapan komponen tersebut harus terpasang
-Spesifikasi dari komponen tersebut

Perencanaan Sistem Tenaga Listrik tidaklah mudah, karena permasalahannya yang kompleks, ketidakpastian peningkatan beban merupakan masalah terbesar yang dihadapi, oleh sebab itu dasar dari perencanaan Sistem Tenaga Listrik adalah dengan melihat kurva beban dan beban puncak beban tiap tahunnya, biasanya menggunakan data dari 5-8 tahun sebelumnya, kemudian dengan menggunakan data tersebut, dapat dilakukan forecasting (peramalan) beban pada periode waktu kedepan, sehingga dengan mengetahui data tersebut kita mampu merencanakan pembangunan infrastruktur Sistem Tenaga Listrik tersebut.






Unknown

Blog ini merupakan media yang menampung berbagai gagasan dan curahan perasaan saya. Silahkan bagikan jika anda menganggapnya baik dan berikan kritik jika anda menemukan hal yang dapat saya perbaiki. Saya harap pembaca bisa bersikap kritis dalam membaca blog ini. Terimakasih telah berkunjung.

0 comments: