JALAN JALAN KE DIENG PART-1

2 Comments

Halo, kali ini saya akan menceritakan kepada anda bagaimana pengalaman saya pergi ke dieng. Perjalanan ini sangat berkesan bagi saya, bukan hanya karena begitu indahnya dieng, melainkan karena hadirnya 3 orang geje yang menemani saya menghabiskan 2 hari 1 malam disana.
Perjalanan kami sungguh luar biasa, karena sungguh kami hampir mati membeku disana, tapi semuanya terbalas ketika kami melihat sang fajar datang dengan indahnya dari timur, dan melihat agungnya sebuah istana yang terbangun diatas awan,

Saya bersama teman KTB saya (Kelompok Tumbuh Bersama) yaitu Richard, Reynold dan Hilton sebenarnya sudah merencanakan jauh-jauh hari sebelumnya untuk pergi berlibur, awalnya saya ingin mengajak mereka untuk naik gunung bromo atau simeru, karena kemarin baru kebawa emosi setelah nonton film 5 cm, hahahahaha. Mereka pada setuju dan kami langsung cari-cari hari yang tepat untuk berpetualang, saya juga langsung googling info seputar tuh gunung, mulai dari transportasi sampai biaya yang harus disediakan. Nah setelah informasi ditemukan, kami sepakat untuk pergi, biaya ga jadi masalah, karena kami berempat sebenarnya dapat suntikan dana dari si akang Nathan, hahahaha. 

Tapi ya begitulah tradisi yang udah terbentuk di KTB kami, "semua hanya wacana", semua pada sibuk dengan urusannya masing2, ada yang sibuk banget ngurusin robot, ada yang sibuk PKM, ada yang sibuk dengan organisasi, dan ada yang sibuk nonton running man, hahahaha yang terakhir jelas itu kesibukan saya, saya emang suka banget running man, apalagi sama kisah cintanya monday couple, kok malah bahas running man, oke fokus.

Nah setelah kami sadar bahwa kami sudah melanggar komitmen yang udah kami buat untuk liburan dan berpetualang, rabu 5 februari kami berkumpul dan membicarakan hal tersebut sambil sharing-sharing masalah PH (Pasangan Hidup), soalnya topik ini topik yang ditunggu-tunggu, karena memang kami berempat masih jomblo semua pada saat itu, tapi sekarang 1 orang udah mendapatkan tulang rusuknya yang hilang, hahahaha. Nah kami sadar bahwa kami ga disiplin, untuk informasi saja bahwa bagi kelompok kami, kedisplinan adalah hal yang harus dimiliki dan kami berempat memang bersama-sama sedang mencoba untuk belajar setia terhadap perkataan dan janji, dan oleh sebab itu ntah karena alasan apa kami memutuskan besok harus pergi belibur, wahh tiba2 aja, belum ada persiapan, belum nyiapin baju, peralatan, belum juga sempat olahraga ringan, karena katanya kalau mau naik gunung harus persiapan fisik dulu, nah masalahnya perut lagi mengandung ini 3 bulan, kaki dan tangan juga masih kaku banget udah berbulan bulan ga pernah olahraga, hahahaha, bahaya banget men kalau naik gunung (pembelaan). Karena alasan tersebut, kami menurunkan level kesukaran petualangan kami, dari bromo dan simeru menjadi "dieng". Hahahahaha.

Oke that's not big problem, intinya sebenarnya kami bisa pergi bersama berpadu kasih, lahh, hahahaha, gak, intinya adalah dimana kami berempat bisa berlibur bersama ditempat yang berbeda dan juga bisa memuliakan Tuhan didalam liburan kami, keren ga? hahahaha, Oke Dieng ga masalah, semua pada setuju, dan besok jam 8 pagi kami semua janji untuk kumpul dikamarnya Richard. Oke aku pada hari itu tidur malam cepat, supaya besok pagi bisa ga ketiduran, packingnya besok aja juga sekalian.

Besoknya bangun, saat teduh dulu, hal ini wajib men, Tuhan harus jadi yang terutama, hahahaha, pencitraan. Setelah saat teduh, duduk ga jelas, dan muncul lah keraguan, "serius pagi ini kami pergi?, belum ada persiapan". Mulai ambil HP nanya ketiga anak geje, "Eh serius hari ini kita ke dieng?", ga ada balesan. sip oke, Ga masalah, segera packing baju, yang penting masukin mantel, setelah itu langsung pergi kekamar richard, wah seperti biasa, aku selalu jadi orang yg terakhir datang, dan kami berempat saling mempertanyakan "serius kita ke dieng?", "ada yang tau jalan?", dan diskusi pun berlangsung dengan alotnya, nah muncul juga ide baru untuk nginep dipantai aja, lupa idenya Richard atau Hilton, tapi keputusannya "KITA HARUS PERGI KE DIENG HARI INI, KITA LELAKI TANGGUH!" haahahaha. Kemudian langsung bagi-bagi tugas, ada yang googling jalan, ada yang minjem mantel, lahh kacau banget deh saat itu. Dan yang lucunya lagi, baru aja sampai di indomaret jakal, hujan turun dengan lebatnya, tapi karena kami lelaki yang tangguh dan setia pada janjinya, kami tetap pergi pake mantel, Jalan Jalan Men!!! Dengan 2 motor kami berempat pun pergi.



Nah karena hujan kami ga sempat beli snack di indomaret jakal, jadi diperbatasan jalan magelan dan semarang kami berhenti buat istirahat dan beli snack, karena salah satu teman saya yang bernama Hilton yang paling geje punya perut dengan ukuran diatas normal, jadi lapar aja kerjaannya, ya sudahlah, mari berhenti buat ngisi perut dan dinginin bokong yang lumayan panas. sekaligus beli bekal buat di dieng, soalnya takut mahal kalau beli disana, hahahaha. Ya lumayan istirahat 20 menit, dan bapak bendahara Reynold langsung mengkalkulasi pengeluaran kami di indomaret, biar uangnya cukup buat di dieng, hahahaha





Udah selesai istirahatnya? ayo berangkat lagi, ini masih 1/8 perjalalan. -_-

Hilton ngelihatin google maps terus, takut tersesat
Richard dan helm Full-face nya.
Kami pun meneruskan perjalan kami, sebelumnya Hilton ngecheck hpnya dulu, buka google maps untuk lihat jalan, soalnya kami berempat ga tahu jalan ke dieng, Hilton selalu bisa diandalkan untuk masalah  seperti ini, hahahahaha.

Nah kami pun melaju dengan cepat, tidak ada yang bisa menghentikan kami, kami dipenihi dengan gelora muda yang siap untuk menjelajahi bumi Indonesia, apaan ini.
Nah yang selalu jadi masalah kalau aku ngebonceng Richard atau dibonceng Richard adalah dia itu suka ngobrol dimotor tapi suaranya itu pelan banget, ditambah lagi si doi pakai helm full face, jadi suaranya ga kedengaran, padahal ngobrol sama Richard sebenarnya asik banget soalnya dia banyak baca buku. Jadi dijalan itu :
Richard : ben .........., jadi kamu............., gitu ben
Saya : ha? apa cad?
Richard : iya ben, kamu harus selalu...............
Saya : Apaan sih cad?
Ricahard : (masih nyambung aja) Kita harus selalu konsisten dan.......
Saya : (ga tahu lagi mau ngapain), oh iya iya, iya.

Kalau reynold dijalan paling adem gan, dia itu fokus banget kalau lagi bawa motor, disiplin banget deh, jadi panutan banget soal safety in riding. hahahaha

Dan kejadian paling lucu, hilton kehabisa baterainya, jadi ga bisa pakai google map lagi, dia nanya : "ben punya gps kan hpmu? bateraiku habis ini, kaco kaco, pakai hpmu dulu buka google maps". oh iya ton, aku ada Ndrive kok, pakai gps, ga usah pakai data.
Hilton : " Ha serius? bisa seperti itu? kenapa ga bilang dari tadi, biar pakai hpmu aja"
hahahahaha, dan akhirnya aku jadi navigator perjalanan kami, pusing juga sebenarnya lihat peta sambil jalan. Dan perjalanan pun berlanjut, sambil bercerita ga kerasa baru sampai 1/4 perjalanan!!!! baru seperempat mennn!!! kapan sampainya ini??




Disuatu persimpangan, langkah kami terhentikan oleh seorang polisi, kami distop. Pak polisi : "Selamat siang, Bisa lihat surat2nya mas? ", ya sebagai informasi aja buat kalian kalian, kalau kami berempat itu taat hukum bung, ga boleh bawa motor kalau surat2 ga lengkap, bahkan pakai helm itu adalah suatu kewajiban, walaupun cuma ke warung sebelah beli  permen, kami adalah lelaki yang taat akan hukum, jadi pilihlah kami. hahahaha.
Ya karena kami ga bersalah, kami santai aja, dan setelah surat2 dicek, kami diperbolehkan melanjutkan perjalanan, dan langsung aja sekalian kami nanya ke pak polisi arah mau ke dieng, biar lebih pasti kan. dan setelah mendapatkan arahan dari pak polisi, kami melanjutkan perjalanan. GO GO GO!


--------BERSAMBUNG-----------------

Unknown

Blog ini merupakan media yang menampung berbagai gagasan dan curahan perasaan saya. Silahkan bagikan jika anda menganggapnya baik dan berikan kritik jika anda menemukan hal yang dapat saya perbaiki. Saya harap pembaca bisa bersikap kritis dalam membaca blog ini. Terimakasih telah berkunjung.

2 comments: